Ekonomi

Sepekan Terakhir, Saham Perbankan Diburu Investor Asing

Jakarta, Maret.id — Sektor perbankan menjadi primadona dan paling banyak diburu investor asing di Bursa Efek Indonesia dalam sepekan terakhir. Derasnya aliran modal asing ke saham-saham bank besar menjadi salah satu penggerak utama Indeks Harga Saham Gabungan yang menguat 1,93 persen dalam sepekan dan ditutup di level 6.525,69 pada Jumat 21 Agustus 2026. Berdasarkan data bursa, perburuan saham perbankan oleh investor asing dipimpin oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Saham BBRI mencatat net buy asing terbesar dengan nilai Rp745,32 miliar dan menguat 3,53 persen menjadi Rp3.230 per saham. Di posisi berikutnya, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat net buy asing Rp409,05 miliar dan harganya menguat 1,57 persen menjadi Rp6.450 per saham. Sementara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) membukukan net buy asing Rp38,61 miliar dengan kenaikan harga 2,75 persen ke level Rp3.730 per saham. Selain perbankan, investor asing juga memburu saham di sektor pertambangan dan mineral seperti PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang masing-masing mencatat net buy asing Rp329,15 miliar dan Rp251,19 miliar. Dari sisi pergerakan harga, kenaikan paling impresif di antara saham yang menjadi buruan asing dicatat PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) yang melonjak 29,03 persen menjadi Rp640 per saham. Penguatan tajam juga terjadi pada PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang melesat 12,10 persen ke Rp695 per saham, sementara akumulasi investor asing turut tercatat pada PT Timah Tbk (TINS) dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT). Kepercayaan investor terhadap sektor perbankan juga didukung oleh pertumbuhan kredit yang mencapai 13,0 persen secara tahunan (YoY) pada Juli 2026. Pertumbuhan tersebut terjadi ketika likuiditas uang beredar luas (M2) tumbuh 8,3 persen secara tahunan meski sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya. Memasuki perdagangan Senin 24 Agustus 2026, saham-saham perbankan diperkirakan masih menjadi salah satu penentu arah Indeks Harga Saham Gabungan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button