BRI Raih Anugerah ESG IDX Channel 2026 lewat Obligasi Sosial

Jakarta, Maret.id — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk meraih Anugerah Utama pada IDX Channel Anugerah ESG 2026 atas Inisiatif Penerbitan Social Bond 2025: Mendorong Keuangan Inklusif Berkelanjutan.
Penghargaan itu menjadi pengakuan atas komitmen BRI dalam memperkuat implementasi keuangan berkelanjutan melalui penerbitan Social Bond sebagai instrumen pendanaan yang mendukung pembiayaan inklusif dan berkelanjutan.
IDX Channel Anugerah ESG 2026 diselenggarakan di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada Rabu (29/7) dengan tema Beyond Compliance: Leveraging ESG to Create Long-Term Corporate Value.
Tahun ini penghargaan diberikan kepada 30 perusahaan dari 11 sektor usaha berdasarkan lima aspek penilaian, yakni strategy and policy, leadership commitment, ESG performance, stakeholder participation, serta ESG reporting.
Penerbitan Social Bond BRI mencerminkan penerapan prinsip ESG yang diwujudkan melalui inovasi pendanaan berkelanjutan.
Melalui instrumen ini BRI menghimpun dana dari pasar modal yang selanjutnya dialokasikan secara khusus untuk mendanai maupun membiayai kembali berbagai proyek sosial yang memenuhi kriteria dalam kerangka Social Finance Framework BRI.
Kerangka tersebut mengacu pada Social Bond Principles dari ICMA, Social Loan Principles, POJK Nomor 51/POJK.03/2017, POJK Nomor 18 Tahun 2023 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang dan Sukuk Berlandaskan Keberlanjutan, serta Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI).
Kerangka itu memastikan dana obligasi dialokasikan secara terukur untuk pembiayaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat prasejahtera, kelompok yang belum memperoleh akses memadai terhadap layanan esensial, perempuan, dan kelompok rentan lainnya.
Social Bond BRI memperoleh peringkat idAAA (Triple A) dari PEFINDO dan mencatat permintaan investor sebesar 1,31 kali dari target penerbitan.
Pada 2026 BRI kembali menerbitkan Social Bond senilai Rp5 triliun.
Dalam laporan dampak Social Bond 2025, BRI mencatat pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro telah memberikan akses pinjaman perbankan pertama kepada 44.694 nasabah dan meningkatkan akses usaha pada 23.422 nasabah.
Pembiayaan mikro melalui KUPEDES turut berkontribusi terhadap penciptaan 59.091 lapangan kerja pada segmen UMKM.
Capaian tersebut mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 1 Tanpa Kemiskinan, SDG 2 Tanpa Kelaparan, dan SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
“Melalui Social Bond, BRI memperluas akses layanan keuangan, memperkuat usaha masyarakat, dan mendukung penciptaan lapangan kerja. Penghargaan ini semakin menguatkan komitmen kami untuk memastikan setiap instrumen pendanaan berkelanjutan dapat menghasilkan manfaat yang nyata, terukur, dan tepat sasaran,” ujar Mahdi Yusuf, Direktur Legal and Compliance BRI.
“Kami berharap penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi pemicu bagi semakin banyak perusahaan untuk memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan, transparansi, tata kelola, dan inovasi,” ujar Syafril Nasution, CEO IDX Channel.
Penghargaan ini menjadi momentum untuk mendorong praktik keuangan berkelanjutan yang berdampak sosial di tingkat korporasi nasional dan memperkuat peran pasar modal dalam mendukung inklusi ekonomi.





