Ekonomi

Kemnaker Buka Mitra MagangHub, Perusahaan & K/L Serap SDM

Jakarta, Maret.id — Kementerian Ketenagakerjaan membuka pendaftaran calon mitra penyelenggara Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 pada 21-31 Agustus 2026.

Pendaftaran ditujukan bagi perusahaan serta kementerian/lembaga yang ingin menjadi mitra penyelenggara pemagangan bagi lulusan perguruan tinggi dan pendidikan profesi.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menilai keterlibatan dunia usaha dan instansi pemerintah penting untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kompetensi lulusan. “Kemnaker mengajak perusahaan, kementerian, atau lembaga untuk turut berpartisipasi dalam Program Pemagangan Nasional demi memperluas kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi dan pendidikan profesi untuk memperoleh pengalaman kerja dan meningkatkan kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” kata Yassierli, Menteri Ketenagakerjaan.

Untuk menjadi mitra penyelenggara, calon mitra wajib memiliki akun SIAPKerja dan menunjuk satu pegawai yang terdaftar dalam Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) sebagai admin penyelenggara pemagangan.

Perusahaan dapat mendaftar mandiri melalui laman resmi MagangHub dengan melampirkan Nomor Induk Berusaha (NIB) atau kode pendaftaran WLKP, data pimpinan perusahaan, surat penunjukan admin, serta surat pernyataan kesediaan menjadi mitra penyelenggara.

Selain mendaftar, perusahaan wajib mengusulkan program pemagangan yang memuat posisi, persyaratan program studi, lokasi, jumlah kebutuhan peserta, deskripsi posisi, serta jumlah hari pemagangan dan hari libur dalam satu minggu.

Seluruh pendaftaran dan pengusulan program akan diverifikasi pada 1-3 September 2026.

“Hasil verifikasi tersebut menjadi dasar penetapan mitra penyelenggara pemagangan sebelum kemudian diumumkan melalui laman MagangHub,” kata Yassierli, Menteri Ketenagakerjaan.

Setelah mitra penyelenggara ditetapkan, pendaftaran peserta dibuka pada 3-8 September 2026, dan mitra penyelenggara melakukan rekrutmen serta pengusulan peserta pada 9-15 September 2026.

Peserta yang diusulkan kemudian mengikuti proses seleksi dan penetapan pada 16-18 September 2026, dengan hasil seleksi diumumkan pada 18 September 2026.

Kemnaker menyatakan program ini diharapkan mempercepat transisi lulusan dari pendidikan ke dunia kerja serta menutup kesenjangan kompetensi yang dibutuhkan industri.

“Kami berharap sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dapat menciptakan peluang kerja nyata dan meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia,” kata Yassierli, Menteri Ketenagakerjaan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button