Pertamina Drilling Gandeng Islandia Garap Geothermal, Migas

Jakarta, Maret.id — PT Pertamina Drilling Services Indonesia memperkuat ekspansi internasional melalui kemitraan strategis dengan perusahaan pengeboran panas bumi asal Islandia, Iceland Drilling Company Limited (Jarðböðin hf.).
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Commemoration Ceremony berlangsung di Jakarta pada 20 Agustus 2026 dan kerja sama tersebut berlaku selama dua tahun.
Dalam kemitraan ini kedua perusahaan fokus mengeksplorasi kolaborasi penyediaan onshore drilling rig dan aksesori pendukung untuk pasar domestik maupun mancanegara.
“Pertamina Drilling terbuka berkolaborasi dengan perusahaan kelas dunia. Sinergi ini penting untuk meningkatkan kapabilitas, memperluas pengalaman, sekaligus membuka peluang bisnis geothermal maupun migas di pasar luar negeri,” ujar Avep Disasmita, Direktur Utama Pertamina Drilling.
Avep menyampaikan pernyataan tersebut dalam keterangannya pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Didirikan sejak 1945, Iceland Drilling memiliki rekam jejak panjang di sektor panas bumi.
Perusahaan tersebut tercatat memiliki pengalaman mengebor hampir 300 sumur geothermal bersuhu tinggi sejak 1970 dan pernah terlibat dalam Iceland Deep Drilling Project (IDDP).
“Pengalaman panjang Islandia dalam mengelola panas bumi sebagai fondasi ketahanan energi dapat menjadi nilai tambah bagi Indonesia,” ujar Hreinn Palsson, Duta Besar Islandia untuk Indonesia.
“Perpaduan potensi pasar besar Indonesia dan kapabilitas teknis kedua pihak akan menjadi momentum penting bagi industri energi masa depan,” ujar Sigsteinn Gretarsson, Chief Operating Officer Iceland Drilling.
Kemitraan ini diharapkan memperkuat posisi Pertamina Drilling di panggung global sekaligus mempercepat transfer teknologi pengeboran panas bumi.
Langkah strategis tersebut juga membuka peluang perluasan bisnis geothermal dan migas di pasar luar negeri serta memperkuat kerja sama bilateral di sektor energi.





