Ekonomi

IHSG Sesi I Berakhir Hijau, 330 Saham Menguat Dorong Indeks

Jakarta, Maret.id — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi I Jumat siang 28 Agustus 2026 di zona hijau dengan penguatan 0,42 persen atau 27,108 poin ke level 6.548,858.

Sepanjang sesi I, IHSG bergerak variatif dengan level tertinggi 6.566 dan terendah 6.518 setelah dibuka pada 6.521.

Penguatan didorong mayoritas saham yang bergerak positif, tercatat 330 saham menguat, 277 saham melemah, dan sisanya stagnan.

Sektor energi (IDXENERGY) menjadi penguat utama dengan kenaikan 1,00 persen, ditopang saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGEO), dan PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR).

Sektor keuangan (IDXFINANCE) menguat 0,66 persen, sedangkan sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) relatif stagnan dengan pelemahan 0,02 persen.

Sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) naik 0,42 persen dan sektor barang konsumen nonprimer (IDXCYCLIC) menguat 0,73 persen, sementara sektor properti (IDXPROPERT) bertambah 0,10 persen.

Sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi pelemahan terdalam dengan koreksi 0,80 persen, salah satunya menekan saham SILO.

Sektor industri (IDXINDUST) turun 0,50 persen dan sektor teknologi (IDXTECHNO) melemah 0,25 persen, disusul sektor infrastruktur (IDXINFRA) turun 0,06 persen dan sektor bahan baku (IDXBASIC) terkoreksi 0,41 persen.

Di pasar saham unggulan, indeks LQ45 naik 0,22 persen ke level 642,451 dan IDX30 menguat 0,27 persen ke 359,164, sementara MNC36 naik 0,30 persen ke 279,875.

Sebaliknya, Jakarta Islamic Index (JII) melemah 0,51 persen ke level 394,373.

Pada daftar top gainers LQ45 tercatat CUAN, BBCA, PTBA, BBNI, MDKA, EMTK, dan BBRI, sedangkan top losers meliputi ISAT, MBMA, PGAS, INCO, ADRO, JPFA, dan UNTR.

Tiga saham dengan nilai transaksi terbesar pada sesi I adalah DSSA, BBCA, dan TPIA.

Hingga penutupan sesi I, volume perdagangan mencapai 216,2 juta lot saham dengan nilai transaksi Rp7,7 triliun.

Pergerakan pasar mencerminkan aktivitas yang selektif di tengah penguatan sektor energi dan perbaikan di sektor keuangan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button