Ekonomi

ASII Siapkan Rp858,39 Miliar Tambah Saham Astra Otoparts

Jakarta, Maret.id PT Astra International Tbk (ASII) menyiapkan dana hingga Rp858.392.254.800 atau sekitar Rp858,39 miliar untuk menambah kepemilikannya di PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) melalui Penawaran Tender Sukarela.

Rencana tersebut diumumkan ASII pada Senin 31 Agustus 2026 melalui keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dalam penawaran itu, ASII bermaksud membeli sebanyak-banyaknya 238.442.293 saham AUTO atau sekitar 4,947 persen dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan.

ASII menawarkan harga Rp3.600 per saham, sehingga jika seluruh saham yang menjadi objek penawaran berhasil diperoleh, nilai maksimal transaksi mencapai Rp858.392.254.800.

Saat ini ASII tercatat sebagai pemegang saham pengendali AUTO dengan kepemilikan 3.855.786.337 saham atau setara 80 persen dari modal ditempatkan dan disetor.

Dengan tambahan saham tersebut, kepemilikan ASII di AUTO berpotensi meningkat menjadi sebanyak-banyaknya 4.094.228.630 saham atau sekitar 84,947 persen.

“Tujuan Penawaran Tender Sukarela tersebut adalah meningkatkan kepemilikan saham perseroan di Astra Otoparts,” ujar Astra International Tbk, manajemen perseroan.

“ASII memastikan memiliki dana yang cukup dari kas internal perseroan untuk memenuhi seluruh pembayaran apabila seluruh saham yang ditawarkan berhasil dibeli,” ujar Astra International Tbk, manajemen perseroan.

“Penawaran Tender Sukarela atas saham AUTO diumumkan ASII melalui surat kabar harian Investor Daily dan Bisnis Indonesia pada 31 Agustus 2026 dan pelaksanaannya mengacu pada Peraturan OJK Nomor 54/POJK.04/2015 tentang Penawaran Tender Sukarela,” ujar Astra International Tbk, manajemen perseroan.

“Bagi ASII, aksi tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kelangsungan usaha perseroan,” ujar Astra International Tbk, manajemen perseroan.

“Fokus aksi korporasi ASII bukan mengambil alih AUTO, melainkan memperbesar porsi kepemilikan di anak usaha yang selama ini telah dikendalikan perseroan, dari 80 persen menjadi maksimal 84,947 persen,” ujar Astra International Tbk, manajemen perseroan.

Kenaikan porsi kepemilikan ini berpotensi memperkuat integrasi dan konsolidasi bisnis suku cadang otomotif dalam grup Astra.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button