Ekonomi

Laba Bersih Bukit Asam Melonjak 217,61% Jadi Rp2,65 Triliun

Jakarta, Maret.id PT Bukit Asam (Persero) Tbk mencatat lonjakan laba bersih pada semester I-2026.

Dalam keterbukaan informasi perusahaan pada 31 Agustus 2026 disebutkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp2,65 triliun.

Angka tersebut melonjak 217,61 persen dibandingkan Rp833,04 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendapatan PTBA tercatat Rp22,03 triliun pada semester I-2026, meningkat 7,72 persen dari Rp20,45 triliun pada semester I-2025.

Beban pokok pendapatan justru turun menjadi Rp17,78 triliun dari Rp18,21 triliun, sehingga laba bruto meningkat menjadi Rp4,25 triliun dari Rp2,25 triliun.

Setelah memperhitungkan beban operasional, laba usaha PTBA mencapai Rp2,82 triliun, melesat dari Rp914,64 miliar pada semester I-2025.

Beban umum dan administrasi naik menjadi Rp1,17 triliun dari Rp1,01 triliun, sementara beban penjualan dan pemasaran meningkat menjadi Rp417,75 miliar dari Rp385,97 miliar.

Penghasilan lainnya meningkat menjadi Rp161,40 miliar dari Rp67,62 miliar, dan penghasilan keuangan naik menjadi Rp108,58 miliar dari Rp102,49 miliar.

Di sisi biaya keuangan terjadi penurunan menjadi Rp98,99 miliar dari Rp131,51 miliar.

Bagian laba entitas asosiasi dan ventura bersama memberikan dorongan tambahan sebesar Rp438,30 miliar, lebih dari dua kali lipat dibandingkan Rp209,86 miliar pada periode sebelumnya.

Laba per saham dasar dan dilusian PTBA meningkat menjadi Rp230 dari sebelumnya Rp72.

Secara keseluruhan, lonjakan laba semester I-2026 tidak semata-mata disebabkan oleh kenaikan pendapatan, melainkan juga penurunan beban pokok pendapatan, peningkatan laba usaha, turunnya biaya keuangan, serta kenaikan bagian laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama.

Kinerja ini memperkuat posisi keuangan PT Bukit Asam sebagai emiten pertambangan batu bara milik negara pada paruh pertama 2026.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button