Ekonomi

Kemendag Cari Negosiator Andalan Dorong 13 Perjanjian Dagang

Jakarta, Maret.id Kementerian Perdagangan tengah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, khususnya negosiator, untuk mendukung proses negosiasi 13 perjanjian dagang yang saat ini masih berjalan.

“Penguatan kompetensi negosiator menjadi bagian dari program perluasan pasar ekspor melalui Trade Corporate University (Trade Corpu) Kementerian Perdagangan,” ujar Budi Santoso, Menteri Perdagangan. Pernyataan itu disampaikan di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu 2 September 2026.

“Kita sudah mempunyai perjanjian dagang yang implementasi itu 25, kemudian yang 2 sekarang proses ratifikasi, dan yang 13 sekarang sedang proses negosiasi,” ujar Budi Santoso, Menteri Perdagangan.

Menurut Budi Santoso, akses pasar ekspor sulit dicapai tanpa dukungan perjanjian dagang sehingga Kemendag memerlukan SDM yang mampu menjalankan negosiasi dengan baik.

“Ini perlu tentu perlu ya bagaimana kita punya SDM yang bagus, bagaimana kita bisa menciptakan negosiator-negosiator yang bagus,” ujar Budi Santoso, Menteri Perdagangan.

Ia menegaskan kebutuhan kompetensi harus diselaraskan dengan program perdagangan Kemendag dan materi pelatihan serta pengembangan SDM perlu diarahkan untuk mendukung kebutuhan tersebut.

“Ini nanti mungkin bisa menjadi referensi atau masukan Bapak-Ibu kira-kira kompetensi apa yang diperlukan, kira-kira materi ajarnya seperti apa, siapa dosennya,” ujar Budi Santoso, Menteri Perdagangan.

Trade Corpu diharapkan memastikan bahwa kompetensi pegawai sejalan dengan kebutuhan program perdagangan, termasuk dalam menghadapi proses negosiasi perjanjian dagang.

“Jadi harus ada persamaan persepsi kemudian dengan sendirinya kalau kita mempunyai persepsi yang sama otomatis pelatihan atau kompetensi tadi ya akan mengikuti program,” ujar Budi Santoso, Menteri Perdagangan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button