Ekonomi

Purbaya Optimistis Investasi Tembus 7% Dorong Pertumbuhan

Jakarta, Maret.id Pemerintah menargetkan pertumbuhan investasi hingga tujuh persen pada 2027 untuk menopang pertumbuhan ekonomi sebesar enam persen dengan dukungan kecukupan likuiditas dan perbaikan aturan yang dinilai menghambat investasi.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan target itu realistis jika pertumbuhan ekonomi benar mencapai enam persen. “Kalau pertumbuhan ekonomi 6 persen, ya investasi tumbuh 7 persen nggak sulit-sulit amat,” kata Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 2 September 2026. Target ini sebelumnya juga disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR di Jakarta.

Ia menjelaskan akselerasi investasi hingga tujuh persen diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi mencapai enam persen pada 2027. “Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi mencapai 6 persen di tahun 2027, dibutuhkan akselerasi pertumbuhan investasi hingga 7 persen,” kata Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Pemerintah menyatakan akan berkolaborasi dengan sektor swasta dan Danantara untuk mencapai target tersebut. Pemerintah berperan sebagai katalisator, sektor swasta menjadi motor utama investasi, sedangkan Danantara diarahkan mempercepat investasi produktif di sektor strategis dan hilirisasi bernilai tambah tinggi.

Purbaya menekankan pentingnya sinergi kebijakan untuk menciptakan kondisi yang mendukung investasi. “Agar setiap instrumen dapat bekerja secara optimal dan saling menguatkan, pemerintah akan memperkuat sinergi kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, dan Danantara,” kata Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Kecukupan likuiditas dinilai sebagai salah satu penopang pertumbuhan kredit dan aktivitas sektor swasta yang dapat membuka ruang lebih besar bagi investasi. Selain likuiditas, pemerintah juga akan mengevaluasi berbagai aturan yang dinilai mengganggu investasi melalui pembahasan rutin sebagai bagian dari upaya memperbaiki iklim investasi.

Purbaya menegaskan pemerintah akan memperbaiki aturan-aturan yang menghambat dan lebih aktif mengelola proses tim terkait. “Terus nanti dari situ akan kita perbaiki aturan-aturan yang mengganggu investasi. Jadi kita akan lebih aktif lagi memanage tadi proses-proses di tim ini,” kata Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Target investasi tersebut juga didukung kondisi fundamental ekonomi nasional. Pada semester I 2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,45 persen secara kumulatif, sementara inflasi tetap terkendali dan likuiditas perbankan dinilai memadai untuk menopang penyaluran kredit.

Hingga Juli 2026, cadangan devisa tercatat mencapai 145,3 miliar dolar AS, dan aliran modal masuk hingga 28 Agustus 2026 tercatat Rp140,6 triliun. Langkah ini diharapkan membuka ruang lebih luas bagi investasi produktif dan mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button