Ekonomi

Political Will Pemda Dorong UMKM dan Ekonomi Daerah

Jakarta, Maret.id Audiensi antara Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan dengan Asosiasi IUMKM Akumandiri berlangsung di kantor Kementerian UMKM, Jakarta, Rabu, 2 September 2026.

Pertemuan menyoroti komitmen pemerintah daerah dalam memajukan iklim usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza mengatakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memajukan UMKM sangat besar. Ia juga menyebut saat ini ada 17 kementerian/lembaga ditambah BUMN yang turut bertanggung jawab atas urusan UMKM.

“Kalau dari pemerintah pusat itu banyak program tersebar, persoalannya adalah political will pemdanya. Jadi kalau kita ingin merajut korporasi otomatis kita harus sudah menentukan tempatnya dan kita juga harus mengadakan kesepahaman dengan pemdanya,” kata Helvi Yuni Moraza, Wakil Menteri UMKM.

Oleh karena itu, keterlibatan Kementerian PPPA dalam program UMKM, terutama yang menjangkau perempuan, harus disertai komitmen pemda.

“Dalam kabinet merah putih ini kita harus banyak sinergi, terutama sinergi antara kementerian, UMKM, ekonomi kreatif, mungkin kita PPPA sebagai pelaku usahanya,” ujar Veronica Tan, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Veronica Tan meminta persoalan komunikasi dengan pemda agar memajukan UMKM segera diselesaikan dan mendorong pilot project minimal dengan Pemda DKI untuk memastikan pemberdayaan UMKM berdampak pada perekonomian nasional.

Ketua Asosiasi IUMKM Akumandiri Hermawati Setyorinny menyatakan asosiasi telah eksis sekitar 10 tahun dengan anggota sekitar 500.000 se-Indonesia.

“Kita sudah menjalankan akses pemberdayaan resmi dengan bank Himbara,” kata Hermawati Setyorinny, Ketua Asosiasi IUMKM Akumandiri.

“Program pemerintah bagus, nawaitu-nya bagus, namun implementasinya di lapangan yang tidak seragam,” kata Hermawati Setyorinny, Ketua Asosiasi IUMKM Akumandiri.

Kementerian UMKM memperkenalkan platform ‘Sapa UMKM’ sebagai basis data bagi pelaku UMKM dan kanal akses layanan pemerintah.

Akumandiri menyambut upaya perapihan database UMKM melalui teknologi digital dan berharap anggota dapat langsung mengisi data di platform tersebut.

Pertemuan diwarnai suasana keakraban dan Hermawati hadir didampingi Ketua Bidang Diklat, Pembinaan dan Pengembangan UMK, Yunita; Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik, Aditya Nugraha; Ketua Bidang Kerjasama Usaha, Antar Lembaga dan Kemitraan, Husriani; serta Ketua DPW Akumandiri Provinsi Jawa Barat, Reza Rizky Darmawan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button