Ekonomi

Rupiah Menguat Terbatas di Tengah Eskalasi Timur Tengah

Jakarta, Maret.id Nilai tukar Rupiah menguat terhadap Dolar Amerika Serikat pada perdagangan Kamis, 3 September 2026, bergerak ke level Rp17.695 per Dolar AS dan menguat 68 poin atau 0,38 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Mengutip data Bloomberg, posisi tersebut tercatat pada level Rp17.695 per Dolar AS.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan penguatan Rupiah ditopang oleh koreksi Dolar AS setelah laporan ketenagakerjaan AS yang dirilis ADP menunjukkan hasil yang lebih lemah dari perkiraan.

“Rupiah diperkirakan menguat terhadap Dolar AS yang terkoreksi setelah data pekerjaan AS-ADP yang lebih lemah,” ujar Lukman Leong, Analis Doo Financial Futures.

Namun ruang penguatan Rupiah diperkirakan masih terbatas karena kondisi geopolitik di Timur Tengah yang kembali memanas serta harga minyak mentah dunia yang masih tinggi.

“Namun penguatan akan terbatas oleh eskalasi di Timteng dan harga minyak mentah dunia yang tinggi,” ujar Lukman Leong, Analis Doo Financial Futures.

Lukman memperkirakan Rupiah pada perdagangan hari ini bergerak dalam rentang Rp17.650 hingga Rp17.800 per Dolar AS.

Pergerakan kurs yang sensitif terhadap data ekonomi AS, eskalasi geopolitik, dan harga minyak ini menjadi perhatian pelaku pasar domestik dan pelaku usaha yang melakukan transaksi valas.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button