STOXX dan DAX Melejit, Investor Borong Saham Bank

Jakarta, Maret.id — Indeks STOXX 50 melonjak 2,1 persen ke level 5.975, mencapai posisi tertinggi dalam dua pekan terakhir, sedangkan indeks STOXX 600 naik 1,6 persen ke level 621 seiring membaiknya sentimen risiko global.
Sentimen pasar terangkat
Penguatan pasar dipicu oleh pernyataan dari Washington yang menyebut pembicaraan antara pihak AS dan Iran telah memasuki “tahap akhir”, memunculkan harapan meredanya ketegangan geopolitik di kawasan Teluk. Ekspektasi normalisasi lalu lintas minyak melalui Selat Hormuz mendorong penurunan harga energi dan menurunkan tekanan inflasi global.
Dampak pada harga energi dan obligasi
Turunnya harga minyak mentah turut membuat imbal hasil obligasi pemerintah kawasan melemah, karena risiko geopolitik yang mereda mengurangi permintaan aset aman. Pelemahan imbal hasil obligasi itu pada gilirannya memperbaiki prospek pembiayaan dan margin bagi sektor perbankan di zona euro.
Sektor perbankan mendapat dorongan
Saham-saham bank menjadi penggerak utama reli indeks, dengan Banco Santander, BBVA, dan Deutsche Bank masing-masing melonjak hampir 4 persen pada perdagangan hari tersebut. Di Prancis, Société Générale naik 4,5 persen sementara BNP Paribas mencatat kenaikan 2,1 persen seiring pulihnya minat investor terhadap eksposur keuangan.
Minat investor terhadap barang mewah meningkat
Meredanya kekhawatiran atas risiko geopolitik juga mendorong minat terhadap saham barang mewah, yang biasanya sensitif terhadap sentimen konsumen dan optimisme ekonomi. LVMH menguat 2,5 persen dan Kering naik 3,1 persen karena investor kembali mempertimbangkan eksposur pada merek-merek premium Eropa.
Teknologi dan semikonduktor menjadi motor penguatan
Sektor teknologi, khususnya perusahaan yang terkait infrastruktur kecerdasan buatan, menjadi motor lain dalam penguatan pasar setelah laporan kinerja Nvidia memicu optimisme terhadap permintaan chip dan investasi AI. ASML melesat 6,7 persen dan Infineon Technologies naik 5,1 persen, sementara STMicroelectronics mencatat lonjakan 6,2 persen menjelang sinyal permintaan baru di sektor AI.
Performa pasar Jerman dan indikator utama
Indeks DAX 40 di Frankfurt naik 1,4 persen ke level 24.737, menorehkan posisi tertinggi sejak 6 Mei, dengan saham-saham industri dan perbankan sebagai kontributor utama. Selain Infineon, Deutsche Bank mencatat kenaikan 4,3 persen, MTU Aero Engines bertambah 4,1 persen, dan Siemens Energy menguat 3,9 persen.
Pergerakan saham industri penerbangan dan energi
Sektor industri juga menunjukkan penguatan signifikan, di mana Airbus naik 2,6 persen dan Safran menguat 3,9 persen didorong harapan pada pemulihan permintaan perjalanan udara. Di sisi energi, TotalEnergies sedikit melemah 0,2 persen seiring penurunan harga minyak mentah yang menekan prospek pendapatan jangka pendek perusahaan energi besar.
Pasar tetap mencermati dua faktor kunci yang dapat mengubah arah selanjutnya, yaitu perkembangan pembicaraan diplomatik di kawasan Teluk dan laporan kinerja korporasi sektor teknologi serta perbankan yang akan dirilis pekan ini. Investor diperkirakan akan menimbang kembali profil risiko portofolio mereka sambil mengikuti fluktuasi harga energi dan sinyal dari pasar obligasi global.





